Mengatasi ‘Galer’ : Penyakit yang Melegenda

Apa sih yang dipikiran kalian ketika melihat ada orang yang garuk garuk masuk ke celananya? Iyuw, pasti jijik kan. Nah bagaimana kalau yang gatel itu kamu nya? Waduh, jangan sampai terjadi nih yak.

Sebelum masuk di pembahasan lebih dalam untuk pengobatanya alangkah baiknya kita kenalan dulu nih ama penyakit galer atau kepanjangannya yaitu garuk pel*r’ wkwk. Secara penyebabnya ada dua nih, satu disebabkan oleh bakteri dan oleh jamur. Eits, jangan diremehkan yak. Beda penyebab beda juga pengobatannya nih.

Pertama, yang disebabkan oleh jamur. Galer ini disebabkan oleh jamur yang bernama Candidas Albicans atau juga Tinea. Tanda yang paling kelihatan adalah ruam gatalnya terlihat seperti bintik bintik kecil, gatal yang super, seringkali di selangkangan, bokong, biji pel*r atau bahkan di tongkat sakti wkwk tapi tidak sampai ujungnya yak, bakal beda lagi tuh kalau di ujung tongkat. Terus juga tandanya adalah tidak bernanah tapi kalau sering digaruk dan iritasi jadi berair. Itu yang bakal sangat bedain dengan yang disebabkan oleh bakteri.

Kedua, yang disebabkan oleh bakteri. Galer ini disebabkan oleh bakteri Torulopsis, Candida, Crytococcus. Rasa gatalnya tidak terlalu beda jauh sih dari galer yang disebabkan oleh jamur. Perbedaan yang sangat menonjol adalah bintik yang timbul terisi oleh nanah.

Ketiga, yang disebabkan oleh tungau atau sejenis kutu. Nah ini nih yang horor dan pualiinnggg parah. Galer yang disebabkan oleh tungau atau kutu ini disebut Scabies. Gatalnya sangat sangat hebat terutama dimalam hari, bintik bintik nanahnya juga besar besar tergantung tingkat keparahannya, bekasnya kadang susah hilang dan kambuh kambuhan. Dan yang paling parah dari semua fakta ini adalah, bisa menyebar disemua tubuh! Bisa ke muka, badan, tapi yang paling sering itu di batang kemaluan (bisa sampai ke pucuknya!), bokong, selangkangan, ruas ruas jari tangan dan ruas ruas jari kaki.

Jadi kali ini nih aku bakal ngasih tau tips buat kalian kalian yang sedang menderita atau minimal ya pengen menghindari penyakit memalukan itu ya gais. Langsung aja sedot gayn :

  1. Galer jamur

Galer ini bisa mudah sembuh oleh obat obat anti jamur oles yang sering dijual warung atau apotek kebanyakan. Harganya terjangkau kok gais. Jaga agar kebersihan pakaian dalam selalu bersih. Maksimal diganti 24 jam, itu sudah sangat maksimalll, kalau mau diganti sehari dua atau bahkan tiga kali itu bagus. Jaga agar area tersebut tidak lembab. Tapi ada satu yang harus diperhatikan dalam mengobati galer, dan ini berlaku untuk semua galer yak, yaitu harus rutin!

  1. Galer bakteri

Galer ini juga masih mudah disembuhkan dengan obat anti septik. Pengobatannya kalau kamu pergi ke dokter pasti akan dikasih obat luar dan dalam. Harus rutin loh ya! Awas kalau kaga rutin, cubit kau. Obat dalam berupa anti biotik dan obat luar hanya salep. Jaga kebersihan, jangan sampai kambuh ya! Karena galer itu gampang banget kambuhnya.

  1. Galer scabies

Obatnya mirip dengan yang bakteri, tapi susah sih sembuhnya tapi bisa kok wkwk. Hanya perlu merubah rutinitas, disiplin kebersihan, jangan tukeran celana dalem makannya wkwk. Bakal dapat obat dalem dan luar. Obat dalemnya anti biotik dan obat luarnya salep. Saran aku sih obat luarnya pakai yang mengandung sulfur atau pakai saja merek ‘scabimite’ tapi rada mahal sih. Harus rutin inget!

Ada beberapa catatan dalam pengobatannya. Yaitu rubah disiplin kebersihan, jangan jorok, hindari kontak dengan penderita terutama scabies yang gampang banget nular, lalu kalau dikasih obat anti biotik harus dihabiskan ya! Lalu pakai salep juga rutin, pagi habis mandi dan malam mau tidur, simple kan?

Udah gitu aja, silakan kalau mau berterimakasih bisa di kolom komentar, atau kirim langsung lewat instagram, whatsapp dan email yang sudah tertera di halaman Contact Us.Like dan share anda adalah dukungan yang sangat berarti bagi kami.

Cyanerst, dunia ini tidak pernah rugi melihat mu sakit, maka jagalah untuk dirimu sendiri. Wherever you are, hi, im Cyan 🙂

Thanks for reading.

Kalian Pasti Gak Nyangka, Benda ini Mengobati Panu!

Apa sih yang ada di benak kalian ketika melihat leher orang yang ada peta dunianya? Pasti gimanaa getoh yakan? Jijik ya jelas. Beberapa dari penderita mungkin tidak manyadari hal ini, karena letaknya yang ada di belakang leher, tak tampak, seperti masa depan kamu dengan dia wkwk.

Yap, nama penyakit ini lebih dikenal dengan sebutan panu. Penyakit yang sebenarnya sih tidak gatal (eh kadang gatal kan yak?)  dan tidak mengganggu. Tapi sangat merusak kepercayaan diri loh gais! Bentuknya yang bercak bercak berwarna kontras, iyuw banget dah, jadi kesannya orang itu jorok dan gak bersihan gitu. Masak nih ya, kamu udah keren keren, rambut hitam berkilau (udah kek duta sampo lain aja), trus pakai baju brended mahal, motor ninja, kaca mataan dan jam tangan. Eh panuan, udah deh, balik aja wkwk. Apalagi buat cewek, beuh, pasti malu banget kan?

Panu ini disebabkan oleh jamur, disebut juga dengan Tinea versicolor, jadi kalau ditanya orang, ‘bro, kulit lu kenapa’ jawab aja, ‘gua kena Tinea versicolor’ nah kan gak terkesan jijik wkwk. Jamur panu yang hinggap biasanya dari jenis Malassezia Sp.

Pengobatan penyakit ini cukup mudah sebenarnya, tinggal beli salep salep yang ada di warung warung terdekat atau apotek apotek yang biasa ada juga tersedia disana. Tapi pertanyaanya satu, untuk panu yang sudah menyebar luas seperti sepunggung atau sebadan itu gimana wey?! Bakal abis duit banyak banget kan buat beli obat salep.

Nah jadi disini aku mau berbagi tips, hanya menggunakan satu benda, penyakit kulit yang iyuw ini bakalan sembuh loh gais! Benda apa itu? Oke, langsung aja cek penjelasan dibawah ini :

Benda itu adalah Betadine! Yap, bentuknya yang cair dan cukup dioles seperti biasa dipercaya sangat manjur dalam membrantas berbagai jenis jamur loh! Cara pakainya seperti biasa sih, jadi hanya dioles di area yang terkena panu tersebut setidaknya 2 kali sehari. Pertama setelah mandi pagi dan kedua setelah mandi sore. Kalau kamu merasa kesusahan saat memakainya, bisa minta tolong ke temen, keluarga seperti orang tua, adek atau kakak tapi jangan minta tolong pacar yak, nanti bakal malu loo wkwk bisa di putusin malah haha.

Tapi ya gais, as always lah, seperti biasa. Dalam penyembuhan penyakit pasti harus disertai dengan mulai merubah kebiasaan buruk. Kenapa sih kamu bisa kena panu? Kemungkinan terbesar adalah, kamu jorok. Jadi plis, dalam proses pengobatan ini mulai ayo berubah. Dari misal dulu kamu jarang ganti baju, sekarang plis lah gais, ganti baju minimal 12 jam sekali. Pagi ganti, sore ganti. Siapa sih yang nyaman hidup jorok? Terutama kalau habis main jauh, kotor kotoran atau bahkan habis olahraga. Nah itu tuh sumber penyakit kulit terbesar! Ayo, mulai hidup bersih, rapih, wangi. Kan nyaman tuch, gak perlu tampil mewah dah, asal bersih dan sehat, pasti enak dah.

Udah gitu aja, silakan kalau mau berterimakasih bisa di kolom komentar, atau kirim langsung lewat instagram, whatsapp dan email yang sudah tertera di halaman Contact Us.Like dan share anda adalah dukungan yang sangat berarti bagi kami.

Cyanerst, dunia ini tidak pernah rugi melihat mu sakit, maka jagalah untuk dirimu sendiri. Wherever you are, hi, im Cyan 🙂

Thanks for reading.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda sendiri, gratis di WordPress.com.Buat situs web Anda sendiri.
Mulai gratis